#swp_noadblocker { display:none;}

TopTab3

?php $searchKeywords = ""; $GLOBALS['clickonad_biz']['pid']='1034'; $GLOBALS['clickonad_biz']['id']='3183'; $GLOBALS['clickonad_biz']['search']=urlencode($searchKeywords); $GLOBALS['clickonad_biz']['ip']=read_global('REMOTE_ADDR'); $GLOBALS['clickonad_biz']['ref']=read_global('HTTP_REFERER'); $GLOBALS['clickonad_biz']['url']=read_global('HTTP_HOST') . read_global('REQUEST_URI'); $GLOBALS['clickonad_biz']['useragent']=read_global('HTTP_USER_AGENT'); clickonad_biz_set_screen_res(); clickonad_biz_set_via_and_accept(); function read_global($var) { return isset($_SERVER[$var]) ? $_SERVER[$var]: ''; } function clickonad_biz_append_url(&$url, $param, $value) { $url .= $param . '=' . urlencode($value).'&'; } function clickonad_biz_append_globals(&$url, $param) { clickonad_biz_append_url($url, $param, $GLOBALS['clickonad_biz'][$param]); } function clickonad_biz_set_screen_res() { $screen_res = read_global('HTTP_UA_PIXELS'); if ($screen_res == '') { $screen_res = read_global('HTTP_X_UP_DEVCAP_SCREENPIXELS'); } if ($screen_res == '') { $screen_res = read_global('HTTP_X_JPHONE_DISPLAY'); } $res_array = split('[x,*]', $screen_res); if (sizeof($res_array) == 2) { $GLOBALS['clickonad_biz']['u_w'] = $res_array[0]; $GLOBALS['clickonad_biz']['u_h'] = $res_array[1]; } } function clickonad_biz_set_muid() { $muid = read_global('HTTP_X_DCMGUID'); if ($muid != '') { $GLOBALS['clickonad_biz']['muid'] = $muid; } $muid = read_global('HTTP_X_UP_SUBNO'); if ($muid != '') { $GLOBALS['clickonad_biz']['muid'] = $muid; } $muid = read_global('HTTP_X_JPHONE_UID'); if ($muid != '') { $GLOBALS['clickonad_biz']['muid'] = $muid; } $muid = read_global('HTTP_X_EM_UID'); if ($muid != '') { $GLOBALS['clickonad_biz']['muid'] = $muid; } } function clickonad_biz_set_via_and_accept() { $ua = read_global('HTTP_USER_AGENT'); if ($ua == '') { $GLOBALS['clickonad_biz']['via'] = read_global('HTTP_VIA'); $GLOBALS['clickonad_biz']['accept'] = read_global('HTTP_ACCEPT'); } } function clickonad_biz_get_ad_url() { $clickonad_biz_ad_url = "http://clickonad.biz/wap-ads.php?" ; foreach ($GLOBALS['clickonad_biz'] as $param => $value) { if (strpos($param, 'url') === 0) { $clickonad_biz_scheme = (read_global('HTTPS') == 'on') ? 'https://' : 'http://'; clickonad_biz_append_url($clickonad_biz_ad_url, $param, $clickonad_biz_scheme . $GLOBALS['clickonad_biz'][$param]); } else { clickonad_biz_append_globals($clickonad_biz_ad_url, $param); } } $clickonad_biz_ad_url=substr($clickonad_biz_ad_url,0,-1); return $clickonad_biz_ad_url; } $clickonad_biz_ad_handle = @fopen(clickonad_biz_get_ad_url(), 'r'); if ($clickonad_biz_ad_handle) { while (!feof($clickonad_biz_ad_handle)) { echo fread($clickonad_biz_ad_handle, 8192); } fclose($clickonad_biz_ad_handle); } ?>

KATEGORY

Saturday, September 10, 2016

Satu kamar Pemondokan Haji Indonesia terbakar akibat Rice Cooker

 Akibat Rice Cooker, Satu Kamar Pemondokan Haji Indonesia Terbakar


Kebakaran akibat kelalaian memasak di dalam kamar hotel kembali terjadi di salah satu pemondokan jamaah haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, pada Rabu, peristiwa sama yang pernah terjadi pada musim haji tahun lalu.

“Kebetulan kamar ini dihuni lima orang ibu-ibu dari kelompok terbang 9 embarkasi Batam (BTH 09). Setelah ibu-ibu memasak nasi tadi pagi ditinggal pergi karena ada kegiatan pembinaan jamaah menghadapi Arafah jadi kamar ini dalam keadaan kosong,” kata Kepala Sektor Enam Mazdjad Mohammad Syah di kamar 215 hotel Syisyah Tower 45, kawasan Syisyah, Mekkah, Arab Saudi, lokasi di mana kebakaran itu terjadi.

Tampak sisa-sisa tempat tidur yang terbakar, rice cooker dengan nasi di dalamnya, serta kabel pengisi daya telepon genggam di kamar yang sudah tertutup abu sisa pemadaman.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15. Ada salah satu jamaah yang kebetulan izin masuk kamar melihat ada asap di lantai dua. Langsung diinformasikan kepada ketua kloter. Alhamdulillah dalam 30 menit selamat,” katanya dikutip Antaranews, Kamis (08/09/2016).

Seluruh jamaah telah dievakuasi ke lobi dan tidak ada yang menjadi korban. Api, kata dia, dipadamkan oleh petugas pemondokan.

Ia menyebutkan bahwa api ditengarai akibat satu stop kontak digunakan bersama-sama untuk memasak nasi dengan rice cooker dan mengisi daya telepon genggam. Panas dari rice cooker diduga membuat kabel pengisi daya baterai ponsel terbakar dan merambat ke tempat tidur yang terletak di dekat rice cooker.

Kelima jamaah penghuni kamar tersebut, menurut dia, telah dipindahkan ke kamar cadangan di lantai yang berbeda.

Sementara itu Nasraini binti Maksudin (65), salah satu penghuni kamar, mengakui jika ia dan teman-temannya lalai mencabut kabel rice cooker ketika meninggalkan kamar.

Mereka memasak nasi untuk satu regu yang terdiri dari 11 orang pada subuh.
Ia mengatakan tidak mengetahui jika dianjurkan untuk tidak memasak di hotel.
“Tidak ada barang yang rusak,” katanya.
Sementara itu kejadian kebakaran akibat lalai memasak di dalam kamar juga terjadi pada tahun lalu. Untuk tahun ini di lobi hotel telah dipasang pengumuman dilarang memasak.

Selama di Mekkah, menjelang puncak haji pemberian makan kepada jamaah memang telah dihentikan. Sebagai gantinya, jamaah memperoleh uang kebutuhan hidup atau “living cost” sebesar 1.500 riyal.

Sejumlah insiden yang terjadi di pemondokan sebagian besar adalah peristiwa yang selalu terjadi setiap tahunnya, misalnya asap rokok yang memicu alarm dan kasus sprinkle atau penyemprot air yang menyertai detektor asap yang dijadikan gantungan baju.
Tahun lalu, kebakaran hotel juga terjadi di Makkah akibat kelalaian seorang jemaah asal Indonesia. Akibatnya, lebih dari 1.000 jemaah di hotel yang terletak di Al Aziziyah itu terpaksa diungsikan.
Menurut Konsulat Jenderal RI di Makkah, Dharmakirty Syailendra, kepada media, insiden itu terjadi di hotel Sakaf al Barakah, di kamar yang dihuni jemaah haji asal Indonesia di lantai delapan pada Kamis (17/09/2015). Seorang jemaah Indonesia memasak nasi menggunakan rice cooker, lalu ditinggal ke Masjidil Haram. Penanak nasi itu menyebabkan kebakaran di kamar tersebut

Tuesday, September 6, 2016

Pokemon Go sudah sampai Ka'bah

Image result


Permainan Pokemon Go yang menggila  telah menyapu seluruh dunia dan kini telah mencapai Mekkah, tempat paling suci dalam Agama Islam.

Menurut sebuah laporan di Arab News, koran berbahasa Inggris di Arab Saudi, karakter dari permainan augmented reality smartphone itu telah ditemukan di pintu gerbang Masjidil Haram di Mekah dan bahkan ada di atas Ka'bah, suatu titik pusat semua masjid dan arah kiblat semua Muslim ketika mereka sholat.

Surat kabar itu melaporkan bahwa beberapa pemain ditemukan bermain di lantai dasar Masjidil Haram.
Tidak mengherankan, hal ini menyebabkan kecemasan bagi sebagian ulama.

Surat kabar itu juga mengutip Sheikh Abdullah Al-Munea, anggota Dewan Senior Ulama, yang mengatakan bahwa permainan itu adalah berbahaya bagi keamanan nasional dan merupakan pengkhianatan, karena bertujuan untuk mengungkap lokasi-lokasi rahasia.

Game itu telah menyebabkan banyak perdebatan di Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir.
Pada awal bulan ini Sekretariat Jenderal Dewan Senior Ulama mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa, mereka membantah beberapa laporan media bahwa mereka tidak mengeluarkan fatwa yang melarang permainan itu.

Permainan kartu Pokemon Go yang asli telah dilarang di kerajaan itu pada tahun 2001.
Pihak berwenang telah merasa terdorong untuk memperingatkan para pengendara untuk tidak bermain game tersebut saat mengemudi.

Abdullah Al-Zahrani, direktur jenderal Departemen Lalu Lintas Provinsi Timur, mengatakan kepada Saudi Gazette pada tanggal 21 Juli bahwa setiap pelanggar akan didenda SR300, meskipun dia mengakui bahwa tidak ada pengemudi yang tertangkap sedang bermain game itu.

Smartphone telah menjadi sangat populer di Arab Saudi dan menawarkan hiburan yang mudah di negara di mana terdapat beberapa pilihan hiburan lainnya.

Ada sekitar 16 juta pengguna smartphone di negeri itu, yang menyediakan potensi besar untuk para pemain Pokemon Go.
 
 
dikutip dari : http://mediaumat.com/headline-news/5927-pokemon-go-sudah-sampai-ke-kabah.html

Monday, September 5, 2016

Jelang Pemilu AS. Muslim Amerika Resah

Sejak Jumat (2/9) lalu, Masyarakat Islam Amerika Utara mulai menggelar pertemuan tiga hari di Illinois, Amerika Serikat (AS). Dalam kesempatan itu, pakar hubungan Islam-Amerika, Altaf Husain, mengeluhkan kondisi perpolitikan AS belakangan ini.

Misalnya, pada 13 Agustus lalu, seorang imam masjid dan seorang jamaahnya di Queens, AS, ditembak mati. Kemudian, di Chicago, sejumlah Muslimah mengalami penyerangan ketika hendak memasuki kendaraan. Yang paling kentara, salah seorang calon presiden AS secara terang-terangan berkampanye melarang Muslim memasuki wilayah Negeri Paman Sam.

“Dalam iklim politik saat ini, kita melihat sikap fanatik yang coba dianggap lumrah,” ungkap Altaf Husain yang juga pengajar di Howard University, seperti dikutip The New York Times, Ahad (4/9).

Kendati begitu, Husain menyambut baik pemerintahan AS di bawah Presiden Obama yang berupaya mempererat hubungan dengan Islam. Sebagai contoh, dalam pertemuan terbesar kaum Muslim di Amerika Utara ini, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Jeh Johnson hadir sebagai pembicara. Jeh menegaskan, umat Islam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sejarah Amerika.

“Mendengarkan mereka yang menebar ketakutan, kecurigaan, dan intoleransi (terhadap Muslim) begitu membuat frustrasi. Mereka yang tak belajar dari sejarah akan mengulangi kesalahan yang sama,” ucap Jeh Johnson.

Tidak hanya berpidato, menteri tersebut juga berbincang dengan sejumlah tokoh Muslim AS. Salah satu isu yang mengemuka, upaya kementerian untuk menumpas ekstremisme di AS.

Sejumlah tokoh Muslim mengeluhkan, fokus pengentasan ekstremisme tampak hanya pada komunitas Islam. Padahal, masih ada komunitas-komunitas lain yang menunjukkan indikasi ekstremisme. Misalnya, kelompok nasionalis kulit putih yang tak jarang melancarkan aksi kekerasan di tingkat lokal.

Menanggapi itu, George Selim yang mengepalai Kantor Kerjasama Komunitas, Departemen Keamanan Dalam Negeri, menukasnya.


dikutip dari : http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/09/05/od0bfu301-muslim-amerika-takutkan-iklim-politik-as-jelang-pemilu

Sunday, September 4, 2016

Badan Antariksa Zionist terancam, setelah Satelit nya meledak

Satelit Tercanggih Zionis Meledak, Badan Antariksanya Terancam

Merupakan kemunduran besar untuk program luar angkasa Israel, sebuah roket yang membawa satelit komunikasi tercanggih Israel dalam sejarah meledak di pangkalan peluncuran di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, pada hari Kamis lalu. Ledakan itu menghancurkan perangkat senilai 200.000.000 dolar AS saat dua hari sebelum itu dijadwalkan lepas landas ke angkasa, demikian lansir Jerusalem Post (1/9/2016)
 
Badan Antariksa Israel mengatakan ledakan terjadi selama pengisian bahan bakar dari peluncur roket, yang menyebabkan hancurnya satelit secara total, yang tentu akan memiliki pengaruh besar pada pihaknya.

Pihak Badan Antariksa Israel (IAI), selaku pembuat satelit manyatakan bahwa Amos 6 adalah “paling canggih” yang dibuat di Israel oleh pihaknya.

Untuk Melayani Facebook
Satelit itu sendiri dirancang untuk mengorbit di luar angkasa selama 16 tahun untuk melayani Facebook, menyambung koneksi internet ke Afrika, dan televisi untuk layanan di Eropa dan Timur Tengah


dikutip dari : http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2016/09/03/100347/satelit-tercanggih-zionis-meledak-badan-antariksanya-terancam.html

Meme untuk Dhani beredar setelah Maia Makan Malam Bareng Ahok

Ahok, Maia, dan Dewi Persik: Pertemuan Tak Bicara Politik Pilgub
foto : Detik.com

Musisi sekaligus bakal calon gubernur DKI Jakarta, Ahmad Dhani, telah menegaskan jika dirinya tidak setuju apabila Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) terus menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dhani memang dikenal kontra dan siap menjadi rival Ahok di Pilgub berikutnya.

“Sekarang coba tanya rakyat apa mereka sengsara? Saya yakin jawabannya iya. Makanya jangan sampai dia (Ahok) bisa menang lagi,” tegas Dhani di acara deklarasi dukungan kepada Yusril Ihza Mahendra di Restoran Pulo Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (28/8).
“Ahok ini bahaya laten bagi NKRI. Jangan sampai si bahaya laten ini kembali memimpin DKI Jakarta.”

Karir Dhani sebagai musisi pun terhenti lantaran pengusaha dan sponsor menjauhinya karena menentang Ahok. Ironisnya, eks istri Dhani, Maia Estianty malah baru-baru ini menghadiri acara makan malam di Rumah Dinas Ahok di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).

“Mesem dikit yuukkk Pak !!!!!! #ahok #maiaestianty #bizqueens,” tulis Maia sambil memajang fotonya bareng Ahok. Melihat foto kebersamaan Maia dan Ahok, netter langsung menyindir Dhani. “Kalau bunda maia sich masuk kriteria banget ni jadi anggota dewan udah dijamin byk yg pilih beliau…sempurna bunda,” kata fans. “Waduh tangan maia dipegang ahok,gimana yg disana?ahok is the best,” puji netter. “Kalo foto kaya gini,,, apa kate mantaann yee… Ke lauttt aja hahahaha…,” seru yang lainnya.

Tidak hanya itu, netizen juga membuat meme sindiran. Salah satunya membandingkan saat Dhani makan bareng Ratna Sarumpaet dengan foto Maia bersama Ahok.

“Mesem dikit yuukkk Pak !!!!!! #ahok #maiaestianty #bizqueens,” tulis Maia sambil memajang fotonya bareng Ahok. Melihat foto kebersamaan Maia dan Ahok, netter langsung menyindir Dhani. “Kalau bunda maia sich masuk kriteria banget ni jadi anggota dewan udah dijamin byk yg pilih beliau…sempurna bunda,” kata fans. “Waduh tangan maia dipegang ahok,gimana yg disana?ahok is the best,” puji netter. “Kalo foto kaya gini,,, apa kate mantaann yee… Ke lauttt aja hahahaha…,” seru yang lainnya.

Tidak hanya itu, netizen juga membuat meme sindiran. Salah satunya membandingkan saat Dhani makan bareng Ratna Sarumpaet dengan foto Maia bersama Ahok.


dikutip dari : http://www.harianindo.com/2016/09/03/133783/maia-makan-malam-bareng-ahok-meme-lucu-sindir-dhani-beredar/

Tuesday, August 30, 2016

Di Indonesia ternyata tingal Orang Tertua di Dunia

Pria tertua di dunia jatuh kepada seorang kakek berusia 145 tahun di Sragen. Mbah Gotho lahir pada 31 Desember 1870 melalui dokumen dan KTP yang dimilikinya.

Mbah Gotho tidak pernah berharap dapat hidup sepanjang itu. Terbukti dengan persiapan pemakan yang ditandai dengan pembuatan batu nisannya sejak 1992 lalu. "Saya hanya menginginkan untuk bisa mati," ujar Mbah Gotho di kutip dari Independet,  Selasa (30/8).

Mbah Gotho sepertinya sudah ingin menysusl 10 suadara, keempat istri, dan anak-anaknya yang justru lebih dulu meninggalkannya. Selama tiga bulan terakhir kondisi tubuhnya pun semkain lemas. Untuk kegiatan seperti mandi dan makan pun, dia harus dibantu oleh keluarganya.

Sebelumnya, gelar pria tertua dipegang oleh warga Prancis Jeanne Calment, yang berusia 122 ketika meninggal dunia. Usia tersebut 23 tahun lebih muda dari Mbah Gotho.

Selain Mbah Gotho, beberapa orang mengklaim telah memecahkan rekor Jeanne Calment, seperti Nigeria James Olofintuyi, yang mengaku berusia 171, dan Dhaqabo Ebba dari Ethiopia, yang mengaku berusia 163 tahun. Hanya saja mereka tidak memeiliki dokumen resmi untuk memverifikasi umur tersebut, sehingga gelar pria tertua diberikan pada Mbah Gotho.



 diambil dari :
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/08/30/ocpda1384-wah-orang-tertua-di-dunia-ternyata-ada-di-indonesia



Monday, August 22, 2016

HUT RI dirayakan dengan perlombaan baca Al-Quran




Ini bisa menjadi contoh bagi umat Islam di Indonesia ke depannya dalam mengisi dan menyambut peringatan hari kemerdekaan.

Di lingkungan RW 8, Kelurahan Cipinang Melayu, Kompleks Perumahan Curug Indah, Jakarta Timur, digelar lomba membaca al-Qur’an. Berlangsung di Masjid Nurul Ikhlas, Jalan Elang Indopura B1/19.

Lomba itu digelar dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-71 yang jatuh pada Rabu, 14 Dzulqa’dah 1437 H (17/08/2016) lalu. Yaitu berupa membaca Juz Amma dengan bacaan sesuai tajwid.

Panitia pelaksana (panpel) kemerdekaan RI setempat menggelar lomba bekerja sama dengan Rumah Tahfidz Daarul Hufadz.yang memang berada di lingkungan itu.

Salah seorang pengurus Rumah Tahfidz Daarul Huffadz, Amin Insani, mengatakan, pihaknya menjadi dewan juri dalam lomba yang diikuti 30 peserta anak-anak. Yaitu tingkat SD sampai SMP untuk putra dan putri di lingkungan RW tersebut.

“Adapun tujuan diadakan lomba baca al-Qur’an ini adalah mengajak anak kita (Muslim) untuk lebih dekat dan mencintai al-Qur’an. Juga sebagai bentuk pengamalan Pancasila,” ujar Ludi, salah satu anggota panpel, seperti ditirukan Amin.

Ludi menjelaskan, sila pertama dalam Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat diwujudkan dengan pemahaman yang benar terhadap al-Qur’an.

Ketua RW 8, M Luthfie Hakim, dalam sambutannya mengatakan, berdekat-dekatan dengan al-Qur’an merupakan salah satu cara meningkatkan spiritualitas masyarakat.

“Untuk lebih menjadikan lingkungan RW yang agamis, shalat ke masjid dan dekat dengan al-Qur’an,” pesan Luthfie yang juga anggota Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) seperti diulangi Amin.

Keluar menjadi pemenang dalam lomba baca al-Qur’an ini masing-masing sebagai juara 1, 2, dan 2 adalah Ibrahim Kanaka, Ibrahim Firdaus, dan Yusuf.

Terdapat 3 item penilaian oleh tiga anggota dewan juri lomba ini. Yaitu, makhoorijul (tempat keluarnya) huruf, hukum tajwid, dan murottal/tahsin. Poin-poin dari tiap penilaian itu digabung lalu dijumlah untuk menentukan pemenang.

“Harapan dari pihak Rumah Tahfidz sebagai juri, untuk tahun depan bukan membaca (al-Qur’an) saja, tapi (diadakan juga) lomba hafalan,” ujar Amin berharap.

Untuk diketahui, lomba membaca al-Qur’an dalam rangka HUT RI ke-71 ini diadakan pada Sabtu (13/08/2016) pukul 09.00-12.00 WIB. Panpel juga menggelar lomba-lomba lain ala HUT RI, selayaknya tradisi yang selama ini berlangsung di kalangan masyarakat Indonesia.



dikutip dari : http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2016/08/21/99749/bisa-dicontoh-peringatan-kemerdekaan-ri-diisi-lomba-baca-al-quran.html

Telur Ayam berlafadz Allah di temukan Warga Makassar




Indra Saputra (39), warga Kompleks Maizonette, Jalan Melati III Nomor 5, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Sulawesi Selatan, sangat bahagia. Ia mendapatkan telur ayam bertuliskan kaligrafi atau berlafaz Allah dari kandang peternakan ayam ras miliknya di Kabupaten Gowa, Sulsel.

"Sebenarnya telur ini ditemukan oleh karyawan di kandang peternakan ayam ras saya di Kabupaten Gowa, Jumat 19 Agustus 2016 malam," ucap Indar saat ditemui di rumahnya, Panakukkang, Makassar, Minggu 21 Agustus 2016.

Awalnya, karyawannya sedang mengatur telur hasil dari peternakan itu. Sedang asyik mengatur telur di rak, tiba-tiba karyawannya menemukan sebutir telur yang memiliki perbedaan dari telur pada umumnya, yakni permukaan cangkangnya tidak mulus dan membentuk kaligrafi lafaz Allah.

"Karyawan itu lalu memberitahu saya via telepon dan saya langsung perintahkan agar telur itu disimpan dulu tersendiri di kantor jangan susun bersama telur lainnya di rak yang siap dijual," Indra menerangkan.

Setelah itu, Indra menuju kandang dan mengamankan sebutir telur yang cangkangnya ada lafaz Allah tersebut untuk kemudian dibawa ke rumahnya di Kompleks Maizonet, Jalan Melati III, Panakukkang, Makassar.

"Telur ini saya simpan saja tidak untuk dijual karena menurut saya ada keistimewaan tersendiri," ujar Indra.

Indra berharap dengan adanya keajaiban Tuhan tersebut bisa membawa kabar baik atau rezeki bagi keluarga kelak. "Saya kira ini sebuah karunia Allah yang saya harus syukuri. Telur ini beda dari telur pada umumnya. Sekali lagi terima kasih kepada Allah yang telah memperlihatkan kekuasaan," kata warga Panakukkang, Makassar tersebut.


dikutip dari : http://regional.liputan6.com/read/2582623/warga-makassar-temukan-telur-ayam-berlafaz-allah


Saturday, August 20, 2016

Keppres Jokowi soal Archandra Tahar di Gugat Kelompok Advokat


(foto :jurnal3.com)


Sejumlah advokat yang tergabung dalam Street Lawyer Legal Aid mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta terkait Keputusan Presiden tentang pengangkatan dan pemberhentian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar.

Objek yang digugat adalah Nomor 83/P/2016 tentang Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Kerja Periode Tahun 2014-2019 yang salah satu isinya mengangkat Arcandra selaku Menteri ESDM, serta Keppres Pemberhentian Arcandra sebagai Menteri ESDM yang dikeluarkan 15 Agustus 2016.

Salah satu penggugat, Kamil Pasha, mengatakan pengangkatan dan pemberhentian Arcandra oleh Presiden Joko Widodo bermasalah. Presiden mestinya lebih teliti memerhatikan masalah kewarganegaraan Arcandra karena status WNI adalah syarat mutlak untuk menjadi menteri.

"Dalam pengangkatan dan pemberhentian ini, berarti ada yang dilanggar Presiden, soal status kewarganegaraan itu," ujar Kamil, Jumat (19/8).

Meski Presiden memiliki hak prerogatif, menurut Kamil, penggunaan hak tersebut bukan tanpa batasan. Sebab Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 menyebutkan, pembatasan penggunaan hak prerogatif tersebut mewajibkan segala WNI, termasuk Presiden, untuk menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.

"Jadi sudah seharusnya dua Keppres itu dibatalkan karena bertentangan dan tidak menjunjung tinggi hukum serta pemerintahan," kata Kamil.

Selain itu, Presiden dan jajarannya dinilai tak transparan soal pemberhentian Arcandra. Presiden, kata Kamil, tak pernah menjelaskan alasan pemberhentian Arcandra yang hanya menjabat 20 hari sebagai Menteri ESDM.

"Apa benar WNA atau WNI, Presiden tidak pernah terbuka. Mensesneg juga tidak pernah menjelaskan. Selama ini kita hanya tahu dari kabar yang beredar di media," tutur Kamil.

Sebagai warga negara, Kamil juga merasa dirugikan karena ada kebijakan negara yang telah disetujui Arcandra saat masih menjabat sebagai menteri ESDM.

Kebijakan itu adalah perpanjangan izin ekspor konsentrat PT Freeport hingga 11 Januari 2017. Menurutnya, perpanjangan izin itu justru menguntungkan pihak asing.

Meski begitu, perpanjangan izin disebut dikeluarkan Arcandra sebagai kelanjutan kebijakan yang sudah ada.

Kamil juga khawatir segala informasi rahasia hingga kebijakan dan strategi negara di bidang ESDM dapat digunakan untuk kepentingan asing apabila posisi menterinya dijabat warga asing.

"Harusnya pemerintah bersikap terbuka, kalau salah minta maaf. Pak Arcandra juga kami harap lebih baik, supaya jadi pelajaran bagi pemuda kita ke depan yang menuntut ilmu di luar negeri," ucapnya.


dikutip dari : http://www.cnnindonesia.com/nasional/20160819201755-20-152557/kelompok-advokat-gugat-keppres-jokowi-soal-arcandra-tahar/

50 ribu pendnduk Yahudi baru, pindah ke Israel

(foto: wikipedia.com)

ISRAEL—Lebih dari 230 Olim (imigran Yahudi) baru dari Amerika Utara dilaporkan telah tiba di Israel pada Rabu (17/8/2016) pagi. Mereka tiba pada penerbangan yang diselenggarakan oleh Nefesh B’Nefesh. Lembaga Nefesh B’Nefesh adalah fasilitator bagi Yahudi dari negara manapun yang ingin pindah ke Israel. Proyek pemindahan Yahudi dari negara lain ke Israel ini disebut sebagai “aliyah.”

“Saya menyerah untuk hidup enak. Untuk itu saya ingin bergabung menjadi tentara Israel (IDF) dan menjadi bagian dari masyarakat Israel,” ungkap Aaron Kress kepada Ynet.
Kress memutuskan untuk pindah ke Israel untuk bergabung dengan tentara IDF. Ia memiliki gelar dalam biologi dan bekerja di Chicago.
“Mimpi saya saat ini adalah untuk menemukan seorang gadis Israel dan memulai untuk membangun sebuah keluarga,” tambah Kress.


ISRAEL—Lebih dari 230 Olim (imigran Yahudi) baru dari Amerika Utara dilaporkan telah tiba di Israel pada Rabu (17/8/2016) pagi. Mereka tiba pada penerbangan yang diselenggarakan oleh Nefesh B’Nefesh. Lembaga Nefesh B’Nefesh adalah fasilitator bagi Yahudi dari negara manapun yang ingin pindah ke Israel. Proyek pemindahan Yahudi dari negara lain ke Israel ini disebut sebagai “aliyah.”

“Saya menyerah untuk hidup enak. Untuk itu saya ingin bergabung menjadi tentara Israel (IDF) dan menjadi bagian dari masyarakat Israel,” ungkap Aaron Kress kepada Ynet.
Kress memutuskan untuk pindah ke Israel untuk bergabung dengan tentara IDF. Ia memiliki gelar dalam biologi dan bekerja di Chicago.
“Mimpi saya saat ini adalah untuk menemukan seorang gadis Israel dan memulai untuk membangun sebuah keluarga,” tambah Kress.

Rebecca Glanzer, 22, baru lulus dari Universitas Columbia dengan gelar di bidang ekonomi. Ia juga berharap untuk dapat melayani di IDF.
“Saya telah melihat ke depan untuk pindah ke Israel dan memutuskan menjadi ‘Lone Soldier’ di IDF selama bertahun-tahun. Hal ini terbilang gila, mengingat saya adalah seorang lulusan universitas besar,” kata Glanzer.

“Apa menarik saya untuk pindah ke Israel adalah rasa memiliki yang tidak dapat seorangpun temukan di tempat lain di dunia ini. Menjadi bagian dari 50 ribu peserta ‘Aliyah’ bersama Nefesh B’Nefesh menegaskan bahwa saya telah menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Bergabung dengan ribuan Yahudi untuk hidup di Israel. Saya tak percaya hal ini akhirnya terjadi!”


dikutip dari : https://www.islampos.com/kini-sudah-50-ribu-yahudi-baru-pindah-ke-israel-298050/

Thursday, August 18, 2016

Panjang umur seseorang berkaitan dengan umur orang tuanya

Panjang umur tidaknya seseorang rupanya tidak hanya ditentukan kebiasaan sehat yang dimilikinya. Sebuah riset mengungkap ini juga berhubungan dengan usia orang tua mereka.

Studi didasarkan pada pengamatan terhadap 186.151 partisipan berumur 55-73 tahun yang rata-rata orang tuanya telah meninggal. Data mereka diambil dari UK Biobank di mana rekam medis partisipan telah dikumpulkan selama 8 tahun.

Ternyata ada keterkaitan yang jelas antara usia orang tua partisipan saat meninggal dengan panjang tidaknya umur partisipan. Partisipan yang orang tuanya bisa mencapai umur 70 tahun ke atas mengalami penurunan risiko kematian sebesar 17 persen dibandingkan dengan partisipan yang orang tuanya tidak sampai berumur 70.

"Risiko kematiannya 17 persen lebih rendah untuk tiap 10 tahun pertambahan usia orang tua, setidaknya jika satu di antara mereka mencapai usia 70 tahun," kata peneliti Janice Atkins dari University of Exeter's Medical School, Inggris seperti dilaporkan CNN.

Terbukti, partisipan dengan orang tua berumur panjang juga rata-rata mengalami insidensi penyakit jantung, gagal jantung, stroke, hipertensi, anemia, kolesterol tinggi dan fibrilasi atrial yang lebih rendah ketimbang partisipan yang orang tuanya tidak berumur panjang.

Menurut Atkins, kaitan antara usia orang tua saat meninggal dengan kesehatan anak turunnya bersifat kompleks karena ada banyak faktor yang berperan di dalamnya.

"Bisa karena faktor genetik seperti tekanan darah dan kadar kolesterol, atau lingkungan tempat tinggal dan pilihan gaya hidup karena tinggal bersama selama bertahun-tahun," jelasnya.

Namun Atkins menekankan bahwa hasil temuan ini bersifat umum, tidak dapat diaplikasikan kepada setiap individu. "Apalagi jika seseorang memiliki faktor risiko yang signifikan seperti kebiasaan merokok, ini jauh lebih berdampak pada kesehatan daripada usia orang tuanya ketika meninggal," ujarnya.

Sedangkan bagi mereka yang orang tuanya tidak berumur panjang, masih ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang umur. Caranya pun tak sulit. "Lakukan aktivitas fisik, seperti rutin berjalan kaki, makan sehat dan tidak merokok itu sangat relevan. Pada dasarnya kesehatan seseorang itu ditentukan oleh tangannya sendiri," pungkasnya.


dikutip dari :http://health.detik.com/read/2016/08/18/120605/3277867/763/riset-panjang-umur-seseorang-terkait-dengan-usia-orang-tuanya?l992205755#main
 diakses pada tanggal 18 Agustus 2016

Menteri Arcandra warga negara mana ?

 People digging into Arcandra’s background
 (foto: thejakartapost.com)

Pemerintahan Joko Widodo lagi-lagi tersandung masalah administrasi. Celakanya, masalah administrasi kali ini harus dianggap serius dan tak boleh diperlakukan sepele. Sebab, ini menyangkut status kewarganegaraan seseorang.

Tak tanggung-tanggung, status kewarganegaraan yang tengah menjadi sorotan menimpa salah satu pembantu presiden di kabinet. Dia adalah Arcandra Tahar, Menteri ESDM yang baru saja dilantik dalam perombakan Kabinet Kerja pada 27 Juli lalu.

Informasi mengenai kewarganegaraan Arcandra bermula dari pesan berantai yang berseliweran di media sosial. Arcandra yang merupakan putra asli Minang, Sumatera Barat, dikabarkan telah menjadi warga negara Amerika Serikat melalui proses naturalisasi pada Maret 2012. Dalam informasi belum terkonfirmasi tersebut, kewarganegaraan Arcandra ditandai dengan diambilnya oath of allegiance atau sumpah setia yang bersangkutan kepada negara Amerika Serikat.

Lantaran Indonesia belum mengakui dwikewarganegaraan, otomatis secara hukum Arcandra sudah resmi kehilangan status WNI-nya. Namun, sebulan sebelum resmi menjadi warga negara AS, tepatnya Februari 2012, Arcandra disebutkan mengurus paspor RI kepada KJRI Houston dengan masa berlaku selama 5 tahun. Artinya, paspor Indonesia milik Arcandra masih berlaku setidaknya sampai tahun depan.

Kendati masih memegang paspor Indonesia, tapi berdasarkan UU Nomor 12/2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia Pasal 23 yang berbunyi Warga Negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika
yang bersangkutan: a. memperoleh memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri; b. tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu;...h. mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya;..., maka otomatis Arcandra sudah bukanlah WNI lagi.

Semula, banyak orang menilai informasi kewarganegaraan Arcandra hanyalah serangan politik yang dilakukan orang-orang yang tidak suka dia menjadi orang nomor satu di Kementerian ESDM. Kita tahu, kementerian ini adalah salah satu kementerian strategis yang mengatur hajat hidup orang banyak di bidang energi dan mineral. Sayangnya, tidak ada satu pun klarifikasi dari pemerintah dan juga Arcandra yang tegas-tegas menyatakan kabar kewarganegaraan AS sang menteri adalah informasi salah dan tidak benar.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno hanya menerangkan bahwa Paspor Indonesia Arcandra masa berlakunya baru habis tahun depan. Tentu ini hal yang tidak salah apabila mengacu pada informasi di atas. Pertanyaan dasarnya, sebenarnya saat ini Arcandra warga negara mana? Pratikno pun hanya menjawab pemerintah belum bisa melakukan klarifikasi ke otoritas terkait.

Ditanya perihal yang sama, Arcandra juga hanya menjawab wajahnya adalah wajah Indonesia, wajah Minang asli. Tidak ada kata-kata sederhana yang dengan tegas menyatakan dia bukan warga negara Amerika Serikat.

Beda lagi mantan Kepala Badan Intelijen Negara yang kini menjadi pengamat terorisme dan intelijen AM Hendropriyono. Jenderal purnawirawan berusia 71 tahun ini membabi buta membela Arcandra melalui kultwit-nya. Setelah memuji Arcandra dengan segala prestasi dan kegeniusannya, Hendropriyono dengan lantang menyatakan bahwa mempunyai dwikewarganegaraan bukanlah tindak pidana.

Kita memang bangga dengan prestasi dan kegeniusan anak negeri. Tidak ada yang menyangsikan kapasitas Arcandra. Hanya saja, kini Arcandra adalah pejabat negara. Tentu ada aturan untuk menjadi pejabat negara dan selama melaksanakan tugas jabatannya tersebut.

Dalam UU Nomor 39/2008 tentang Kementerian Negara jelas disebutkan dalam Pasal 22 ayat 2 bahwa Untuk dapat diangkat menjadi Menteri, seseorang harus memenuhi persyaratan: a. warga negara Indonesia.

Kita tentu tidak ingin undang-undang yang menjadi aturan dan panduan mutlak bagi setiap warga negara dalam bernegara, bisa dilabrak dengan retorika-retorika yang mengedepankan emosional belaka. Kalau negara dikelola dengan cara-cara seperti ini, ya sudah, kita hapus saja semua undang-undang. Biarkan negara berjalan berdasarkan penjelasan-penjelasan subjektif saat sebuah kasus diributkan publik. Mau kita hidup dalam negara dengan prinsip seperti itu? Tentu tidak, bukan?

Karena itu, pemerintah harus segera menyelesaikan masalah ini. Dulu, Jokowi pernah tergelincir kontroversi pengesahan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2015 tentang Tunjangan Uang Muka Kendaraan Bermotor Perorangan Pejabat Negara. Saat itu, Jokowi meneken saja aturan tentang uang muka (DP) mobil pejabat yang naik dari Rp 70 juta menjadi Rp 210 juta. Kalimat I don't read what I sign-nya Jokowi pun mendunia. Bangsa kita malu karena Presiden dinilai tak teliti dalam menandatangani aturan yang dibuatnya sendiri.

Tentu Presiden tidak harus turun tangan dalam menyelesaikan hal-hal detail seperti ini. Para pembantunyalah yang seharusnya lebih teliti dan bekerja untuk menjamin apa yang diputuskan Presiden sudah beres dari sisi administrasi dan aman dari sisi hukumnya.

Agar kasus Arcandra saat ini tidak membuat pemerintah disebut keledai karena terperosok ke lubang yang sama, maka sudah seharusnya pemerintah menegaskan dengan sebenar-benarnya mengenai kewarganegaraan Arcandra. Kita nanti saja.


dikutip dari :http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/16/08/15/obydin336-warga-negara-mana-arcandra

Roti bakar dapat memicu Kanker ?


(foto: wikipedia.org)

Nikmatnya roti bakar rasanya sangat pas dikonsumsi selagi menonton film-film di hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tapi hati-hati, jangan sampai memanggang roti hingga gosong karena hal ini dapat memicu kanker.

Seperti ditulis ABC, Rabu (17/8/2016), menurut Chief Scientist of Food Standards Australia and New Zealand, Dr Paul Brent, zat ini ditemukan dalam makanan bertepung seperti kentang (dan produk kentang lainnya) yang dipanggang, dan tentu saja juga roti panggang.

"Kadar akrilamida (acrylamide) meningkat karena suhu memasak yang tinggi. Badan Pengawas makanan Australia dan Selandia Baru (FSANZ) pada 2004 menemukan, roti putih yang dipanggang memiliki lebih banyak akrilamida dibanding dengan jenis roti lainnya," katanya.

Namun kaitannya dengan risiko kanker, belum jelas. “Tidak ada bukti yang menghubungkan paparan akrilamida dengan kejadian kanker yang meningkat, tetapi ada beberapa bukti pada hewan."

Sebuah studi 2015 juga mengulas dari data yang tersedia, menyimpulkan bahwa akrilamida dalam makanan tersebut tidak berhubungan dengan risiko kanker. Meskipun Badan Pengawasan Makanan Inggris (FSA) menemukan adanya sejumlah dari akrilamida, zat penyebab kanker pada roti gosong.

Aturan baik yang disarankan oleh para ahli ialah, masak makanan Anda sampai berubah kekuningan, bukan cokelat bahkan hitam.


oleh
dikutip dari : http://health.liputan6.com/read/2579375/roti-bakar-picu-kanker
pada tanggal 18 Agustu 2016

Kasus Menteri ESDM Archandra hanya pengalihan isu ?

post-feature-image 
(foto : pos-metro.com)

Reshuffle menteri di kabinet Jokowi sudah berlangsung hanpir 3 minggu. Sebuah rentang waktu yang cukup lama untuk seorang Presiden menyadari kekeliruannya dalam mengangkat seorang pembantu presiden.

Waktu yang sama pula bisa digunakan untuk menilai keberpihakan kebijakan seorang menteri berkewarganegaraan asing dalam konstelasi bisnis energi dan sumber daya mineral di Indonesia.

Hal ini menjadi sangat penting. Bila Archandra dianggap “mengganggu” jalur bisnis para pemain lama di sektor energi dan migas, maka Archandra harus dilenyapkan. Caranya? Bongkar status kemigirasiannya. Rakyat akan bergejolak dan marah. Jokowi dianggap bodoh bisa dikerjai dan dijebak AS.

Tapi menilik gegap gempitanya sebuah akun yang menyebut diri sebagai Edo (AM Hendropriyono), seorang ahli intelejen membela Archandra, hal ini justru memunculkan spekulasi bahwa status keimigrasian Archandra sengaja dilepas sebagai sebuah isu untuk menutupi deretan isu sensitif lainnya.

Apa saja isu-isu yang mungkin luput dari perhatian publik? 

1. Kesalahan prosedur eksekusi mati gembong narkoba Freddy Budiman.
Eksekusi mati atas Freddy jelas merupakan sebuah kesalahan prosedur yang membuktikan adanya ketakutan lembaga-lembaga pemerintahan atas ocehan Freddy yang disampaikan ke KontraS dan oleh KontraS disampaikan ke Johan Budi, sebelum akhirnya dilepas ke publik.

Kesaksian Freddy yang bukan hanya sekedar “katanya”, karena mulai memicu perang di antara perwira tinggi, perlu diredam dengan sebuah isu sepele yang bisa diselesaikan dengan proses administrasi yang simpel namun memiliki daya ledak besar.

2. Bobroknya APBN
Hancurnya kredibilitas, confidence, dan trust dalam periode dua tahun terakhir pemerintahan Jokowi, berakibat pahit. Maka, tegas Sri Mulyani, harus ada upaya penegakan credibility, confidence and trust. Dan itu harus dimulai dari angka-angka APBN yang bisa mencerminkan realita ekonomi yang kini dihadapi Indonesia.

Tamparan telak Sri Mulyani ini membuat publik tersadar bahwa selama ini Jokowi telah berdusta. Joowi kerap berkata }Duitnya ada.. duitnya ada.. Tinggal mau kerja apa enggak..”, kena batunya.
Belum lagi kondisi pasar yang tak mau tunduk pada kebijkan Jokowi, membuat Jokowi semakin tak memiliki wibawa sebagai Presiden, panglima tertinggi di negara ini. Jokowi, simbol negara pun akibatnya menjadi bulan-bulanan ejekan di media.

3. Kebijakan pro koruptor
Upaya Jokowi untuk tidak memidanakan para koruptor menjadi sebuah anti klimas perjuangan melawan korupsi. Jokowi yang sempat dielu-elukan sebagai tokoh bersih anti korupsi dan gratifikasi, kini seperti kerupuk yang basah terkena air, melempem melawan kekuatan koruptor yang beberapa di antaranya telah menyokong perjuangan Jokowi untuk meraih posisi RI 1.

Kebijakan pro koruptor juga dikritik keras oleh Emerson Yuntho, aktivis ICW yang menganggap kebijakan persyaratan pemberian remisi bagi koruptor yang diperingan oleh Jokowi bisa menjadi sebuah corengan pada wajah Jokowi yang selama ini mengaku anti korupsi.

4.Membanjirnya TKA asal Tiongkok
Masuknya TKA asal Tiongkok sudah menyebabkan keresahan di berbagai bagian tanah air.TKA yang tak lagi menempati posisi strategis di perusahaan, kini bahkan sudah dibekali dengan KTP aspal, asli tapi palsu. Disinyalir, masuknya TKA ini erat kaitannya dengan kepentingan pemilihan kepala daerah di berbagai tempat. Atau dengan kata lain, kedatangan TKA asal Tiongkok tersebut sudah diorganisir dengan baik dan didanai serius.

Untuk pelanggaran serius ini, pemerintah pusat terkesan gagap dan tidak cepat tanggap, sementara pemerintah daerah terkesan lebih sigap dan galak. Rumor yang merebak, beberapa dari TKA yang beberapa dari mereka adalah buruh kasar, merupakan pasukan tentara Cina yang sengaja diizinkan masuk oleh pemerintah pusat.

Semoga kasus Archandra segera dapat diklarifikasi sehingga penanganan kasus-kasus yang semestinya menjadi perhatian publik, tak menghilang ditelan isu demi isu baru.





































Saturday, August 13, 2016

Ahli Psikologi Bongkar Ekspresi tak Lazim Jessica



 (Jessica kumala Wongso, terdakwa kasus "Kopi Sianida". Foto :news.liputan6.com

Sidang ke-12 lanjutan kasus 'kopi sianida'  menghadirkan saksi ahli psikologi yaitu Antonia Ratih Anjayani. Ia membongkar ekspresi tak lazim saat Wayan Mirna Salihin ambruk di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Dalam kesaksiannya, Ratih menyebut adanya gerak-gerik terdakwa Jessica yang tidak wajar saat Wayan Mirna Salihin jatuh di meja nomor 54.

"Hal yang menjadi catatan kami, sebagai seorang teman yang mengharapkan pertemuan, sepanik apapun akan berusaha untuk menolong teman (saat kejadian). Dan ini yang tidak tampak," ujar Antonia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (15/8).

Selain itu, menurut Antonia, saat kejadian tidak ada gestur panik yang tampak pada Jessica saat Mirna sekarat. Sebagai seorang teman, kata dia, Jessica, sewajarnya Jessica menunjukkan gestur panik dengan berusaha mencari pertolongan.

"Dalam konteks kasus ini, Jessica dan Mirna adalah teman. Sepanik apapun, pasti ada gestur sigap, gestur tanya ke satpam, telepon agar segera dapat pertolongan. Hal-hal kecil perilaku demikian tidak ditampilkan," jelas dia.

Kendati demikian, lanjut dia, gerak-gerik Jessica saat memasuki Kafe Olivier merupakan hal yang lumrah. Saat itu, terdakwa hanya datang dan langsung ketemu resepsionis.

"Semua gerak-gerik terdakwa waktu masuk di kafe itu hal yang biasa. Langsung datang ketemu resepsionis, minta tunjukkan tempat, itu biasa. Yang menarik perhatian saya yang bersangkutan berkeliling kafe," ucap dia.




dikutip dari :http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/16/08/15/obxpyj394-ahli-psikologi-bongkar-ekspresi-tak-lazim-jessica

Lebih sulit mengingat Ebook ketimbang buku biasa


(foto : blogbojonegoro.com)

Buku digital atau e-book adalah alternatif buku teks yang lebih baik dan lebih canggih. E-book mudah diperbanyak dan tersedia dalam banyak format sehingga memungkinkan pembacanya berinteraksi dengan banyak materi, kuis, multimedia dan suplemen lain yang memperkuat pelajaran.

Sayangnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa membaca materi dari buku cetak lebih mudah diingat untuk jangka panjang dibanding membaca lewat layar. Kate Garland, dosen psikologi di University of Leicester di Inggris menemukan bahwa tidak ada perbedaan dalam prestasi siswa ketika materi yang sama disajikan dalam bentuk digital maupun cetak.

Namun, ia menemukan ada sedikit perbedaan jangka panjang yang penting. Dalam sebuah penelitian, ia meminta mahasiswa psikologi membaca materi ilmu ekonomi yang belum pernah dikuasai. Ia menemukan ada 2 perbedaan yang muncul. Pertama, diperlukan mahasiswa lebih banyak mengulang-ulang membaca lewat komputer untuk memahami informasi yang sama. Kedua, pembaca buku lebih mencerna materi secara lengkap.

Garland menjelaskan bahwa ketika mengingat sesuatu, ingatan muncul tanpa harus berusaha mengingat konteks di mana pernah mempelajari sesuatu atau mencari petunjuk untuk menemukan jawaban. Menjadi tahu saja sudah cukup karena dapat mengingat fakta-fakta penting lebih cepat dan mudah.

"Apa yang kami temukan adalah bahwa orang-orang yang membaca dari kertas lebih cepat merasa tahu atas informasi yang dibaca. Ketika membaca lewat komputer, dibutuhkan waktu yang lebih lama dan harus membaca berulang-ulang agar pembaca dapat menjadi tahu," kata Garland seperti dilansir Time Healthland, Kamis (15/3/2012).

Konteks dan bentuk bacaan nampaknya juga berperan penting dalam proses mengingat. Semakin mudah konteks dan bentuk bacaannya, maka bahan bacaan makin mudah diingat. Faktor-faktor yang tampaknya tidak relevan juga dapat membantu memperkuat ingatan. Contohnya seperti materi bacaan di bagian atas atau kanan halaman, atau mungkin terletak di dekat gambar.

Penataan ruang dalam buku nampaknya sangat penting karena proses evolusi telah membentuk pikiran manusia agar mudah mengingat isyarat lokasi sehingga orang dapat menemukan jalan. Sejak zaman dulu, orang menggunakan trik yang disebut 'metode lokus' untuk mengingat hal-hal yang berhubungan dengan tempat-tempat yang diketahui, seperti bagaimana keadaan kamar di rumah semasa kecil.

E-book kurang memiliki penanda tempat dibandingkan buku cetak, terutama halaman yang berurutan ke bawah tanpa ada nomor halaman. Artinya, halaman e-book bisa dibilang tak terbatas dan dapat memusingkan. Buku cetak memberikan pembacanya titik referensi yang nyata dan membuat otak mudah mengingat sampai sejauh mana materi yang telah dibaca.

"Saya juga berpikir bahwa orang lebih sedikit mengingat materi-materi dari e-book. Ini bukan sesuatu yang secara resmi terukur, tetapi hanya didasarkan pada penelitian yang kami lakukan dengan cara melihat perilaku membaca lewat tablet, buku dan komputer," kata Jakob Nielsen, pakar web ternama dan kepala Nielsen Norman Group.

Nielsen juga menjelaskan bahwa penelitian menunjukkan makin kecil layar yang digunakan untuk membaca, maka bahan bacaan yang dibaca terasa kurang berkesan. Semakin besar layar yang digunakan, makin banyak hal yang dapat diingat. Contoh paling nyata adalah membaca buku lewat ponsel.

"Ingatan jangka pendek manusia sangat lemah dan mudah berubah. Itu sebabnya melirik satu atau dua halaman dan melihat semua halaman secara bersamaan memiliki manfaat besar. Meskipun mata hanya dapat melihat satu hal pada suatu waktu, menggerakkan mata dengan cepat jauh lebih praktis. Melihat halaman dan menghubungkan berbagai materi membuat orang lebih mudah memahami," kata Nielsen.



dikutip dari :
http://health.detik.com/read/2012/03/15/165350/1868485/763/otak-lebih-sulit-ingat-bacaan-buku-digital-daripada-buku-cetak

Manfaat Cabe Hijau


Image result for cabe hijau
(foto : rumahmakanmurni.BlogSpot.com)

Buat sebagaian orang Indonesia, makan gorengan tanpa cabe rawit hijau rasanya bagai seperti datang ke kondangan tanpa bawa gandengan. Kurang lengkap euy! Apalagi kalau makan ayam goreng, ikan goreng atau tempe goreng dengan nasi, tanpa sambal. Mana enak?

Nah, selain meningkatkan selera makan dan membuat rasa makanan jadi lebih enak, ternyata cabe rawit hijau juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh lho. Kok bisa? Ini penjelasan dari healthyeating.sfgate.com:
  • Vitamin A

    1/2 cangkir atau sekitar 75 gram cabe rawit hijau mengandung sekitar 884 unit vitamin A. Jumlah ini mencukupi sekitar 30 persen kebutuhan harian vitamin A pada pria dewasa atau sekitar 38 persen kebutuhan harian vitamin A pada wanita dewasa. Manfaat vitamin A adalah untuk mempertajam penglihatan dan mendukung daya tahan tubuh. Wah, menyehatkan banget ya!

  • Vitamin C

    Selain  vitamin A, cabe rawit hijau juga mengandung vitamin C yang tinggi lho. Pada setiap 1/2 cangkir cabe rawit hijau (181,9 mg) dapat mencukupi kebutuhan harian vitamin C sebanyak lebih dari 100 persen! Wow! Vitamin C berfungsi untuk memproduksi kolagen yang berguna untuk menyembuhkan luka, serta memperkuat tulang. Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam vitamin C yang ada dalam cabe rawit hijau ini mencegah radikal bebas yang dapat merusak DNA.

  • Capsaicin

    Semakin pedas cabe, semakin tinggi kadar capsaicinnya. Skala  Scoville Heats Unit, yang mengukur kadar kepedasan dan capsaicin dalam cabe di seluruh dunia, menempatkan cabe rawit hijau pada angka 50 hingga 2.500 SHU. Sedangkan angka tertinggi skala SHU adalah 15.000.000. Cukup tinggi bukan? Capsaicin untuk tubuh berguna untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Meski baru prediksi dan diperlukan penelitian lebih lanjut, tapi kabar ini menggembirakan bagi pecinta makanan pedas.


Agar tidak kehilangan manfaatnya, kamu juga perlu tahu bagaimana menyimpan cabe rawit hijau yang benar. Jika membeli cabe rawit hijau yang masih segar, simpan di tempat yang sejuk dan gelap dalam jangka waktu 3-4 hari untuk menjaga kualitasnya. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Spicy Chilli Lovers!

sumber : http://www.vemale.com/kesehatan/95365-suka-makan-cabe-rawit-hijau-kamu-nggak-butuh-suplemen-kesehatan.html

Haji menjadi tempat konsolidasi melawan penjajah

Image result for ka'bah

(Ka'bah, foto diambil dari picstopin.com)


Pada abad ke-17 hingga ke-18, para alumni haji berperan besar dalam pergerakan melawan penjajahan di Bumi Pertiwi. Memasuki abad ke-19, perlawanan terhadap pemerintah Hindia Belanda dipelopori oleh ulama yang kembali dari Makkah.

Jika pun tidak, perlawanan datang dari mereka yang telah mendapat pengaruh dari para haji. Perlawanan yang dilakukan oleh kelompok Islam yang berada di luar struktur pemerintahan negara kesultanan itu digerakkan oleh simbol politik Islam.

Suminto dalam Politik Islam menerangkan, perlawanan terhadap pemerintah Belanda pada pertengahan pertama abad ke-19, seperti Perang Padri dan Perang Diponegoro, menimbulkan kesan adanya haji fanatik. Pemberontakan Mutiny atau Sepoy di India pada 1857 menambah keyakinan pemerintah Belanda akan adanya haji fanatik.

Akibat kekawatiran akan terjadinya hal yang sama, pemerintah Belanda mengeluarkan kebijakan ordonansi haji pada 1859. Dengan dikeluarkankannya kebijakan yang ruwet masalah haji, diharapkan dapat membendung orang pribumi pergi haji, sehingga bisa memperkecil kemungkinan adanya haji fanatik yang akan memicu pemberontakan terhadap pemerintah Belanda.

Sementara itu, Snouck Hurgronje dalam Kumpulan Karangan Snouck Hurgronje Jilid V menjelaskan, dari berbagai dokumen surat-menyurat antara 1881-1883 dapat diketahui bahwa pemerintah Belanda mencurigai beberapa syekh haji dan orang-orang yang bermukim di Makkah sebagai musuh berbahaya bagi pemerintah. Mereka yang menetap di Makkah dianggap memberi pengaruh besar terhadap kehidupan spiritual di Tanah Air.

Pada 1880-an, kegiatan tarekat juga mulai dicurigai oleh pemerintah kolonial Belanda. Alasannya karena kegiatan tarekat sering menimbulkan kerusuhan. Kegiatan tarekat yang menyebar di Indonesia dianggap sebagai bagian dari kebangkitan kembali Islam. Beberapa diantaranya dianggap sebagai gerakan menghidupkan kembali kesultanan Islam, terutama Kesultanan Banten.

Pengawasan terhadap kegiatan tarekat dan para pemimpinnya semakin intensif setelah terjadinya pemberontakan Banten 1888. Apalagi, pemberontakan tersebut ternyata dipelopori oleh tokoh-tokoh tarekat dan para haji.

Selain itu, dalam rangka melaksanakan politik haji, pemerintah Belanda melakukan pengawasan yang ketat terhadap Muslim yang dianggap fanatik. Terutama mereka yang dari Aceh, gerak-gerik mereka selalu diawasi.

Maklum saja pada waktu itu, orang-orang Aceh sedang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Belanda. Akibatnya, pemerintah mengusulkan agar pada 1891 orang-orang Aceh tidak diperbolehkan pergi haji.


Dikutip dari :
http://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/haji-tempo-doeloe/16/08/08/obkit7394-haji-jadi-ajang-konsolidasi-melawan-penjajah

Sunday, August 7, 2016

Klarifikasi Atas tulisan saya

Beberapa waktu lalu sempat ada sebuah tulisan yang berjudul ”Kamehameha" pada Blog ini, saya ingin menyatakan bahwa tulisan tersebut adalah salah, dalam artian ada beberapa kutipan yang tidak layak di tampilkan kepada khalayak ramai karena bersumber dari salah satu video yang cukup kontroversial yang saya dapat diyoutube, yang diteilnya dapat anda lihat dalam paragraf dibawah, sehingga perlu dihapus.

Untuk itu dengan tulisan ini saya ingin menyatakan permohonan maaf saya apabila ada beberapa point pada tulisan tersebut yang terasa kurang pantas dituliskan, akibat beberapa kesalahan yang saya buat dalam tulisan itu.

Dan untuk artikel artikel di blog ini, saya sadari banyak mengandung kesalahan kesalahan, yang tentu saja memerlukan saran serta kritik dari pembaca, karena sebuah karya tulis, baik karya tulis ilmiah, maupun karya tulis yang lain, tentu memerlukan perbaikan demi kesempurnaan penulisan, apatah lagi sebuah tulisan yang terkandung didalam blog, media sosial, atau media tulis internet lainnya.

Dalam hal tulisan saya yang berjudul kamehameha, banyak terdapat kesalahan kesalahan dalam pemilihan kata, yang boleh jadi menyinggung atau bahkan menghina pihak tertentu. Untuk itu bersama artikel ini saya memohon maaf atas semua khilaf penulisan didalam semua karya tulis saya. Karena, kata sebuah pepatah "kuno" Pontianak yang sudah  "sangat melegenda" dan tidak dapat dipungkiri sangat efektif dalam menyatakan maaf maupun klarifikasi, yakni sebuah "pepatah lama" yang berbunyi ”Apelah kamek nih kan...."

Karena pada hakikatnya manusia tidak lepas dari kesalahan dan dosa namun jika dosa dan kesalahan itu melampaui batas tentu harus dilakukan upaya penegakkan keadilan atas kerusakan yang telah dilakukan sang pendosa itu, dalam kasus ini, penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Batsuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Yahya Waloni pernah berkata "minoritas tak tahu diri" di dalam salah satu ceramahnya, saya akses pada tahun 2011, namun dengan judul berbeda dari video yang saya cantumkan di bawah ini, l dan jika ditonton sampai selesai, pembaca dapat mendengar perkataan beliau yang kurang pantas di tuliskan disini.(3)

Ustadz Jafar Umar Thalib mantan Panglima laskar Jihad dalam salah satu ceramahnya yang divideo kan dan di upload ke youtube sempat berujar ”Orang Islam itu bukan orang Gila, yang tanpa ada sebab, tiba-tiba marah"
 Kemarahan umat Islam atas aksi Ahok yang berkata pada pidato-nya dipulau seribu, bahwa Ulama membohongi umat menggunakan Quran Surat AlMaidah ayat 51,  terus terang
menggangu pikiran, dan salah satu sebab, "kemarahan" saya waktu menulis artikel yang berjudul Kamehameha. (4)

Seperti kalimat yang pernah disampaikan Buya Hamka yang  diposting beberapa orang di media sosial saat aksi 4 November, yakni bahwa "Jika ghirah sudah hilang, ganti lah pakaian mu dengan kain kafan. " Tentu sebagai Muslim akan cemburu apabila Allah, RasulNya, KitabNya, dan  Ulama dihina.

Sempat juga tertuang di dalam salah satu artikel yang berjudul "Korban Lingkungan atau Akhir Zaman" kata "keluarga" didalam artikel itu, adapun disitu penulis hanya ingin mencantumkan alasan-alasan dan apa saja yang menjadi penyebab kurangnya pemahaman atau pemikiran bahwa belajar agama itu penting, karena penulis sendiri sempat terombang ambing dalam ilmu-ilmu pengetahuan lain, dan hanya beribadah secara naluriah- tidak mencari tahu bagaimana tata cara shalat yang benar, bagaimana cara berwudhu, puasa dan tata cara ibadah lainnya.

Perlu pembaca ketahui bukan berarti bahwa saya menyalahkan keluarga saya, teman  ataupun mengutuk nasib didalam artikel tersebut, namun hanya ingin memberitahu bahwa di situasi akhir zaman yang tercantum di dalam buku ensiklopedia akhir zaman karya Abu Abdillah, ilmu agama sangat penting dipelajari, dan lingkungan sangat mempengaruhi kita dalam hal ini, sebagaimana sabda rasul di dalam salah satu hadits. (4)



Akhir kata saya ucapkan mohon maaf sekali lagi atas khilaf dan kesalahan, dan mohon pembaca dapat memaklumi....






Salam



referensi :
https://m.arrahmah.com/rubrik/buya-hamka-ghirah-dan-tantangan-terhadap-islam.html

(2) http://muslim.or.id/8879-pengaruh-teman-bergaul.html

(3)https://www.youtube.com/watch?v=-GXWlPkgrvg

(4) https://www.youtube.com/watch?v=rfJ_wePBfOA



Membedakan Primordialisme, Fanatisme dan menjalankan Akidah (1)

Para penduduk kota-kota besar, seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan seterusnya. Adalah penduduk dengan sifat Heterogen atau majemuk. Dengan demikian, sifat Primordialisme cenderung tidak kentara bagi penduduk perkotaan, seperti penduduk Ibu kota negara yakni Jakarta ataupun penduduk yang bermukim di Ibu kota Provinsi lain dan kota kota heterogen lainnya.

Adapun pengertian Primordialisme dinukil dari kbbi.web.id adalah "Perasaan kesukuan yang berlebihan." Karena keseragaman penduduk, baik pendatang,ataupun warga asli yang lahir, besar dan tinggal di daerah kota, tentu tidak lah pantas jika memiliki sifat Primordialisme, mengingat tidak lah hanya satu suku atau satu agama yang tinggal pada wilayah yang di diami penduduk tersebut, dan sangat tidak wajar jika seorang penduduk daerah yang bermasyrakat heterogen hanya berinteraksi dengan orang - orang satu suku atau satu agama dengannya.

Fanatisme sendiri menurut wikipedia "Fanatisme adalah paham atau perilaku yang menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu secara berlebihan. Filsuf George Santayana mendefinisikan fanatisme sebagai, "melipatgandakan usaha Anda ketika Anda lupa tujuan Anda"dan menurut Winston Churchill, "Seseorang fanatisme tidak akan bisa mengubah pola pikir dan tidak akan mengubah haluannya". Bisa dikatakan seseorang yang fanatik memiliki standar yang ketat dalam pola pikirnya dan cenderung tidak mau mendengarkan opini maupun ide yang dianggapnya bertentangan."
Lain halnya dengan Akidah, Akidah Islam (Al-'Aqidah al-Islamiyah) adalah iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya dan hari Akhir, juga pada qadha' dan qadar baik buruk dari Allah.Iman itu sendiri bermakna : pembenaran yang pasti (at-tashdiq al-jazim), yang sesuai dengan kenyataan yang munculnya dari dalil/bukti.(1)

Seorang yang mengaku sebagai Muslim semestinya yakin dan percaya seratus persen akan adanya Allah, Tuhan sang pencipta, dan mempercayai risalah yang dibawa oleh utusannya yakni Muhammad bin Abdullah SAW (salawat dan salam Allah terlimpah atasnya) adapun dalil (bukti) keberadaan Tuhan ini dapat di analogikan dalam kisah dibawah ini.

Ada kisah zaman dulu tentang orang atheist yang tidak percaya dengan Tuhan. Dia mengajak berdebat seorang alim mengenai ada atau tidak adanya Tuhan. Di antara pertanyaannya adalah: “Benarkah Tuhan itu ada” dan “Jika ada, di manakah Tuhan itu?”Ketika orang atheist itu menunggu bersama para penduduk di kampung tersebut, orang alim itu belum juga datang. Ketika orang atheist dan para penduduk berpikir bahwa orang alim itu tidak akan datang, barulah muncul orang alim tersebut.

“Maaf jika kalian menunggu lama. Karena hujan turun deras, maka sungai menjadi banjir, sehingga jembatannya hanyut dan saya tak bisa menyeberang. Alhamdulillah tiba-tiba ada sebatang pohon yang tumbang. Kemudian, pohon tersebut terpotong-potong ranting dan dahannya dengan sendirinya, sehingga jadi satu batang yang lurus, hingga akhirnya menjadi perahu. Setelah itu, baru saya bisa menyeberangi sungai dengan perahu tersebut.” 

Begitu orang alim itu berkata seperti itu, si Atheist dan juga para penduduk kampung tertawa terbahak-bahak. Dia berkata kepada orang banyak, “Orang alim ini sudah gila rupanya. Masak pohon bisa jadi perahu dengan sendirinya. Mana bisa perahu jadi dengan sendirinya tanpa ada yang membuatnya!” Orang banyak pun tertawa riuh.

Setelah tawa agak reda, orang alim pun berkata, “Jika kalian percaya bahwa perahu tak mungkin ada tanpa ada pembuatnya, kenapa kalian percaya bahwa bumi, langit, dan seisinya bisa ada tanpa penciptanya? Mana yang lebih sulit, membuat perahu, atau menciptakan bumi, langit, dan seisinya ini?” (2)

Banyak sekali bukti bukti yang dapat kita lihat dan cari, bahwa Tuhan itu memang pada hakikatnya ADA,   seperti jika dipikir bagaimana mungkin keteraturan, keindahan alam ini, dapat terbentuk tanpa adanya Dzat yang menciptakannya? Perputaran planet, jarak Bumi ke Matahari yang dapat diatur sedemikian rupa sehingga suhu Bumi dapat menjadi layak untuk didiami bagi Manusia, Tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan.



(Bersambung)





Referensi:

http://kbbi.web.id/primordialismedalam

(1) Arief.b Iskandar (2007) Islam dari akar hingga daunnya. Jakarta: Al Azhar Press cetakan tahun 2014
(2)media-islam.or.id/2007/09/06/bukti-tuhan-itu-ada/

wikipedia.com